Programmer PHP Indonesia, Peter Jack Kambey

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +
php, peter jack, php indonesia
Mau jadi Programmer? Berikut Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang PHP

Peter Jack Kambey, seorang karyawan di Titan Baking, perusahaan retail spesialis dalam bahan baku kue. Peter bekerja disana sebagai IT Manager yang memiliki tim berjumlah 5 orang.

Bekerja di bagian IT, pastinya programmer adalah pemeran utamanya. Menurut pendapat Peter, programmer itu profesi yang paling dibutuhkan dalam dunia IT. Karena programmer itu adalah orang yang membuat sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain.

Baca Artikel terkait : Bagaimana Menciptakan Robot Yang Dapat Menjawab Soal Ujianmu

Jadi programmer membuat sebuah solusi untuk masyarakat umum. Jika berbicara tentang kebutuhan seperti ini, sebenarnya sangat umum untuk dibahas. Ketika berbicara kebutuhan, programmer bisa membuat kebutuhan apapun yang diinginkan.

Karena hal itulah, programmer ini profesi yang paling menguntungkan dan paling berpotensi. Seorang programmer bisa bekerja dimanapun, dan mengerjakan apapun. Programmer hanya perlu mengetahui kebutuhan tersebut sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan user dan dapat mengaplikasikannya berbasis teknologi.

Bahasa Pemrograman

Dalam melihat perkembangan zaman yang semakin maju, bahasa pemograman juga memiliki tingkat populernya sendiri. Peter melihat bahwa penggunaan bahasa pemograman yang popular itu berdasarkan desain yang ditampilkan.

Apabila bahasa pemograman tersebut membuat tampilan lebih bagus, cenderung orang banyak akan menggunakan bahasa tersebut. Peter juga menambahkan bahasa pemograman yang umum digunakan adalah bahasa pemograman yang berhubungan dengan Java Script.

Itu adalah bahasa pemrograman PHP yang berhubungan dengan tampilan. Karena menghasilkan tampilan yang lebih menarik, maka orang-orang banyak menggunakannya. Namun, bukan hanya bahasa pemograman itu saja.

Sekarang semakin banyak pula bahasa pemograman yang memberikan tampilan yang disenangi user sehingga penggunaan bahasa pemograman bergantung kepada keinginan penggunanya juga.

Tools

Untuk membuat program tidak hanya menggunakan bahasa pemograman, namun juga memerlukan tools yang dipakai programmer. Tools ini digunakan memang bergantung pada bahasa pemograman yang digunakan.

Peter sendiri melakukan pemograman dengan bahasa PHP dengan menggunakan tools yaitu VSCode buatan Microsoft. Menurutnya tools tersebut cukup popular dan banyak yang menggunakan.

VSCode merupakan tools yang bagi Peter nyaman untuk digunakan. Fiturnya lengkap dan juga memproses dengan cepat. Saat akan membuka aplikasi, terkadang aplikasi membutuhkan waktu loading yang lama. Sehingga programmer juga tidak menyukainya.

VSCode melakukan proses cepat, banyak fasilitas  dan yang paling penting mempermudah dalam pembuatan aplikasi programming. Kemudian VSCode juga memiliki tampilan yang bagus sehingga programmer lebih menyukainya.

 Selain VSCode, tools lain yang biasa digunakan ada Atom, Netbin, dan masih banyak lagi.

peter jack kambey, progammer php indonesia, php progammer

Sistem kerja & gaji

Cara bekerja seorang programmer juga tergantung personalitynya. Karena programmer itu sebenarnya artist. Programmer itu tidak suka diatur, senang berkreasi dan bebas. Peter melihat sebagian orang lebih senang bekerja remote.

Tapi bukan berarti tidak ada yang senang bekerja kantoran. Mostly programmer akan senang bila bekerja flexible hour, tidak teratur dengan jam kantor. Karena ide yang didapatkan bisa kapan saja.

Kemudian untuk masalah gaji, Peter sebagai Manager lebih tau kondisi gaji para karyawan. Jika fresh graduate umumnya tidak memiliki kemampuan apa-apa. Skill yang didapat di perkuliahaan belum memenuhi standart market.

Oleh karena itu akan berefek dengan gaji. Umumnya mereka akan start berdasarkan UMR. Sudah sangat bagus jika mendapatkan 4 jutaan. Namun bagi yang sudah punya pengalaman sekitar 3-4 tahun, rata-rata mendapat 5-8 jutaan.

Jika sudah mahir biasanya akan mendapatkan 2 digit keatas. Perkiraan ini lebih ke programmer PHP. Sedangkan programmer Android atau Iphone mungkin mencapai diatas 10 jutaan menurutnya. Karena seperti pemograman pada IOS yang menggunakan bahasa Swift.

Bahasa tersebut adalah bahasa yang memang dikembangkan sendiri oleh Apple dan cukup mahal untuk bahannya.

Basic menjadi programmer

Seorang programmer tidak harus berasal dari jurusan IT. Banyak sekali contoh programmer-programmer yang dasarnya tidak dari IT. Asalkan kemampuan logikanya main, dan ia punya kemampuan algoritma kemungkinan dia bisa jadi programmer.

Orang yang datang dari basic memiliki kemampuan lebih kuat untuk belajar.

Namun bekerja sebagai programmer tidaklah mudah. Tantangan terbesar menjadi programmer adalah kemampuan problem solving. Seperti yang Peter katakana sebelumnya bahwa programmer membuat solusi, dalam artian ia memecahkan masalah.

Tugas penting bagi seorang programmer itu adalah bagaimana menjadi problem solver. Dimana terdapat sebuah masalah bisinis, atau adanya masalah pendidikan, dan sebagainya. Programmer itu datang dengan kemampuan sebagai problem solver.

Jadi programmer harus menentukan algoritma. Dengan adanya algoritma ini maka akan mempermudah penyelesaian masalah. Inti dari  tantangan seorang programmer itu adalah kemampuan dia bagaimana menyelesaikan sebuah problem.

Problem yang dihadapi

Dalam melakukan pekerjaan, programmer seperti pekerja lainnya juga, pasti memiliki problem. Salah satu problem mereka yaitu mood. Kala mood tidak bagus, terkadang masalah kecil saja tidak dapat penyelesaiannya.

Namun saat mood sedang on, maka masalah yang sulit diselesaikan, akan terselesaikan dengan cepat dari yang dijadwalkan. Programmer yang dikatakan Peter adalah seniman itu akan bekerja baik apabila ide muncul pada mereka.

Jika masalah seperti ini muncul, solusinya adalah untuk mencari udara segar dan istirahat sejenak. Hal-hal kecil yang dapat dilakukan seperti mendengar lagu, berkeliling, mencari kesibukan lain seperti mengobrol, dapat membantu memulihkan mood mereka.

Sosialisasi juga salah satu faktor yang dapat membangkitkan mood. Mungkin tak semua sependapat dengan hal ini. Karena banyak pula programmer yang lelah lebih memilih untuk istirahat sejenak dan tidak mau diganggu oleh orang lain untuk menyegarkan dirinya kembali.

Peter mengaku dirinya adalah salah satu orang yang suka bersosialisasi saat moodnya buruk.

Pekerjaan yang paling sulit yang pernah dialami Peter adalah, PDS di Podomoro dalam membuat aplikasi HRIS (Human Resource Informaition System) yaitu aplikasi pendataan karyawan, sekitar 6500 karyawan. Disitu Peter membuat semua sendiri tanpa bantuan.

Mulai dari wawancara ke user, membuat desain, programming, dan training. Tapi yang menjadi challenge untuk dia adalah membuat relasi database. Karena database harus dirancang sedemikian rupa.

Ruang lingkup kerja

Programmer di sebuah perusahaan memang sangat penting. Dalam perspektif Peter hanya ada dua jenis perusahaan, yaitu perusahaan teknologi dan non teknologi. Contoh perusahaan non teknologi adalah berdagang makanan rumahan atau sejenisnya.

Sedangkan yang termasuk perusahaaan teknologi adalah perusahaan yang memang menggunakan teknologi, seperi Gojek. Pada dasarnya, Gojek memang perusahaan transportasi. Tapi sebenarnya dia merupakan perusahaan teknologi.

Potensi programmer itu adalah bekerja di perusahaan teknologi. Perusahaan yang berbasis teknologi dapat menyelesaikan sesuatu. Kalau berbicara tentang interest, programmer lebih senang bekerja di perusahaan teknologi.

Bagi Peter yang tidak terlalu handal di perusahaan teknologi, maka ia lebih memilih ke perusahaan non teknologi yang menurutnya seperti Titan Baking. Perusahaan ini bukan perusahaan teknologi.

 Tanpa teknologi pun perusahaan dapat berjalan. Namun diharapkan dengan menggunakan teknologi, proses di perusahaan akan lebih cepat. Perusahaan yang awal nya hanya memiliki 3 cabang sekarang berubah menjadi sepuluh dalam waktu singkat dengan menggunakan teknologi.

Komunitas programming

Peter menyarankan bagi para programmer yang merasa buntu saat mengerjakan project, lebh baik berkonsultasi ke komunitas. Peter sendiri cukup banyak bergabung dengan komunitas programmer.

Komunitas merupakan tempat yang bisa mendapatkan banyak teman juga bisa bertanya kepada master IT. Tak hanya itu keuntungan bergabung dengan komunitas juga memperoleh informasi tentang pekerjaan, maupun mencari pekerja.

Untuk pemula, Peter menyarankan masuk ke komunitas PHP Indonesia. Karena komunitas ini sendiri masih umum, dan lebih gress root. Jadi dari situ juga dapat mengetahui lebih lagi seperti Phyton, Gorrent, React dan yang lain-lain. Karena PHP Indonesia itu membahas semua bahasa pemograman ada.

Tahapan belajar

Bahasa inggris

Pelajaran paling basic yang disebut Peter untuk para programmer semasa kuliah adalah Bahasa Inggris. Karena menjadi programmer itu adalah hidup di dalam dokumentasi.   

Programmer memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah, mempelajari teknologi baru, mempelajari problem solving. Resource tersebut sangat jarang menggunakan bahasa Indonesia. Jadi pemahaman terhadap Bahasa Inggris adalah utama.

Algoritma & Teknologi

Kemudian pelajaran lainnya yaitu algoritma. Karena bidang ini menuntun akan penyelesaian masalah seperti tadi, maka algoritma menjadi penting untuk dipahami. Ketiga, harus mengikuti perkembangan zaman dalam bidang IT.

Kampus Peter sendiri masih tertinggal dengan teknologi yang berkembang begitu cepat. Kampus juga tidak bisa mengejar seluruh kemajuan yang ada. Apapun yang terjadi di market sekarang, tidak ada kampus yang materinya paling update.

Jadi utamakan belajar di komunitas atau luar dari pelajaran kampus untuk meningkatkan kemampuan diri sesuai dengan perkembangan teknologi.

Terus belajar & belajar

Peter yang termasuk ahli di bidang ini, juga masih memiiki kekurangan seperti umumnya para ahli. Peter masih kesulitan dengan bagian desain. Dunia yang indah-indah  itu menurutnya sulit dipahami.

Bagian desain tersebut yang dimaksud oleh Peter adala untuk programming bagian front end. Dimana front end membuat tampilan lebih bagus dan lebih indah. Peter mengaku kebingungan untuk membuat suatu aplikasi lebih menarik.

Peter lebih menguasai bagian back end. Maka dari itu keinginan Peter adalah untuk belajar mengenai front end tersebut.

Peter yang juga bukan lulusan dari perkuliahan merasa menyesal karena ia tidak lahir di zaman teknologi seperti sekarang ini. Peter belajar lebih sulit dikarenakan terbatas oleh faktor umur. Bahasa programming yang sekarang lebih keren daripada yang dulu, menurutnya.

Untuk mempelajari itu tentu tidak sebentar, dikarenakan bahasa pemograman yang dulu masih belum mahir ditambah lagi harus belajar yang sekarang. Peter sangat ingin belajar, namun sayangnya sudah tidak ada waktu.

Karena faktor umur, Peter juga lebih banyak mendelegasikannya ke orang lain. Tapi secara umum Peter tahu fungsi dari bahasa pemogramannya, penggunaanya lebih bagus untuk apa. Namun untuk expert Peter tidak bisa lagi maka dari itu jalannya, kolaborasi.

Bahasa yang baru muncul karena adanya kebutuhan dan versi baru yang keluar karena adanya perbaikan, itulah yang dinamakan revolusi.

Mempelajari bahasa pemrograman baru

Jika ada bahasa baru atau framework baru yang keluar biasanya menghasilkan sesuatu yang bagus. Contohnya, Peter sudah mencoba berbagai macam bahasa pemograman, tetapi sekarang yang lagi didalami adalah menggunakan PHP e-Framework. 

Dulu waktu pengerjaan Podomoro, Peter memakai PHP e-Framework versi 1 dan itu sudah bagus. Tetapi tidak lama setelah itu keluar PHP e-Framework versi 2. Dan sekarang kantor Peter juga menggunakan PHP e-Framework versi 2.

Setelah Peter perdalam ternyata PHP e-Framework versi 2 lebih bagus. Banyak fitur baru yang ada, banyak cara-cara baru yang dibuat oleh e-Framework versi 2 yang dibuat agar programmer lebih mudah. Jadi perbaikan sseperti itu adalah sesuatu yang baik.

Bagi yang belajar Android bertemu java merasa itu menyenangkan, ketemu cottlin lebih menyenangkan lagi, dan kemudian bertemu flatter lebih seru karena adanya inovasi-inovasi yang lebih baik. Tetapi proses belajar untuk hal-hal itu pasti sedikit susah. Kuncinya adalah komunitas, dan algoritma.

Kunci untuk memilih pasangan kerja sebagai programmer adalah melihat dari sisi technical dan non technical. Untuk non technical yaitu, kecocokan rekan dengan diri sendiri. Chemistry antar rekan se-tim apakah dapat bertemu atau tidak.

Jika sudah ada chemistry-nya, maka berdampak ke komunikasi yang baik, dan juga dapat didiskusikan. Misalnya rekan tersebut jago di front end dan kemampuan diri adalah back end, maka nanti akan menghasilkan database dengan tampilan yang bagus. Intinya kolaborasi dan komunikasi yang baik.

Kolaborai dalam bekerja

Sedangkan dari sisi technical, yang harus dietahui adalah diri sendiri terlebih dahulu. Bagaimana potensi diri. Kita seorang diri tidak bisa menguasai semua hal. Jadi menurut Peter saat mencari partner, Peter harus mencari orang yang dapat melakukan apa yang Peter tidak bisa dilakukannya.

Jika membutuhkan server namun diri tidak menguasai masalah server, maka rekan yang harus dicari adalah orang yang mengerti betul tentang server. Yang paling penting adalah possessioning.

Hanya memliki jiwa leadership saja juga tidak masalah, misal dapat ditempatkan di project manager. Agar dia dapat memimpin dan mempererat tim. Inilah faktor-faktor penting yang kebanyakan programmer tidak tahu, menurutnya. Teknologi bukan hanya technical saja tetapi non technical juga penting.

Kasusnya seperti Titan Baking, dimana perusahaan sudah running 13 tahun. Tetapi perusahaan tersebut stagnant. Hal ini terjadi karena teknologi yang digunakan itu tidak bisa akselerasi.

Sehingga jika ingin berharap perusahaan bisa maju terus, harus dicari CTO yang benar-benar mengerti perusahaan. Bagaimana keadaan perusahaan yang menyebabkan stagnantnya. Leader IT harus mengerti pula untuk perusahaan agar dapat mencari orang-orang yang tepat.

Peter menjelaskan bahwa mencari pekerja itu tidak gampang. Karena banyak pertimbangan yang dilihat seperti pekerjanya harus fit, harus bisa match dengan tim. Setelah itu baru menentukan planning A,B,C,D.

Penentuan juga dilakukan secara bertahap dengan planning jangka pendek yang diutamakan. Apa yang mau dicapai dalam satu, dua tahun kedepan juga harus direncanakan.

Perusahaan-perusahaan startup langsung melejit dikarenakan memiliki set-up tim yang tepat. Orang-orang yang diperlukan adalah orang yang punya passion yang sama dengan bisnis.

Belajar melalui internet

Rekomendasi untuk bacaan programmer tentunya Google nomor satu. Searching. Lalu apabila kebingungan dapat membaca dan pelajari di website W3School biasanya. Website itu adalah tempat belajar online. Bahkan jika perlu bayar saja, karena itu adalah investasi ilmu.

Peter pernah berdiskusi dengan penyedia layanan tersebut. Meskipun sangat mahal, tetap sajaa ada yang mau membayar agar dapat belajar dengan baik. Setelah membayar, mengikuti tahapan belajar, pasti segera bisa.

Karena belajar online, tanggung jawabnya dengan diri sendiri. Jadi pasti serius. Bahkan yang gratisan dapat membuat malas seperti yang sering didapti di komunitas. Justru yang Peter alami di komunitas, pertanyaan-pertanyaannya itu berupa word.

Karena bentuknya word biasa, dan banyak yang malas membaca, sehingga mereka tidak sadar bahwa jawaban sudah dibahas namun ia mengajukan pertanyaan yang sama.

Bermusik

Dibalik sisi programmer yang giat belajar, Peter memiliki sisi lainnya pula. Ia adalah pemusik. Peter menyukainya dengan alasan untuk membalance otak kiri-kanannya. Ia sering main musik di gereja lebih tepatnya.

Jadi itu sebagai sarana untuk meng-counter, karena programmer memilik otak kiri lebih dominan. Tapi di musik lebih ke seni yang abstrak, dan Peter memang memiliki bakat di dunia musik, jadi bisa melengkapi kebutuhan otak kiri dan otak kanannya.

Dengan genre Funk, sebagai pemain bass, jadi Peter menyukainya karena menurutnya skill bass lebih terasa. Sehingga genre tersebut lebih asik untuknya. Lagu-lagu yang disukai juga kebanyakan lagu rohani, misal Datanglah ke baik-Nya atau lagu Franky Sihombing.

Untuk film tidak semua film disukainya, namun jika seperti Marvel adalah kesukaan bgi semua orang menurutnya. Peter yang jarang menonton, namun jika film tersbut dari Marvel ia menantinya.

Untuk film berbau hacker, Peter sendiri tidak begitu menyukainya karena menurutnya terlalu banyak kepalsuan. Sehingga jika film-film based on true story Peter lebih menyukainya juga dibandingkan dengan fiksi.

Membaca adalah pintu gerbang untuk membuka jendela dunia, menjadi seorang prorammer atau menjadi apapun yang kita harapkan. Baca Tech For ID atau teknologi untuk Indonesia untuk masa depan yang lebih baik.

Jika anda ingin bertanya lebih lanjut kepada Peter Jack Kambey.  Anda bisa isikan pertanyaan anda pada kolom di bawah.

Ayo Dapatkan materi Progamming gratis . Bisa di cek pada link di bawah ini :
http://academy.techfor.id

Share.

About Author

Peter Jack Kambey

President PHP Indonesia. IT Manager at Titan Baking. HRIS System Analyst at Pt Agung Podomoro Land, Tbk (2011 - 2018).

1 Komentar

  1. Bagaskara Pramudirjo on

    Wah bener banget pak saya juga memakai tools VScode sangat membantu sekali dalam pekerjaan saya hehe

Tanya Sesuatu Pada Narasumber & Komentar